13 Immigrants Iran Wandering in Kupang

- Reporter

Minggu, 14 Juli 2013 - 06:48

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Zonalinenews-Tenggra East Nusa Kupang (NTT) – Indonesia is a transit area for immigrants to the country now Australia it is not new to the police and immigration authorities NTT. 13 The issue of Iranian immigrants who stay at Hotel Le-Detadu in No Way Sun. 60 Penfui Kupang Kupang Children’s Home Prison, since Friday night at 23: 00 pm, 13 immigrants entered the hotel without escorted by police and immigration class IA Kupang.

imigran

Mine the one who does not want to be a motorcycle taxi, said the imigram really got in last night escorted by airport taxi driver to the hotel. “I’ve never seen one of the local police and immigration kupang. Looks like they are not known to the police or the police deliberately did not want to guard. “He said.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

The hotel Le-Detadu, when confirmed, said the Iranians thank guests since 23:00 pm last night, escorted by Eltari Kupang Airport Taxi driver. The hotel has been checking the completeness visa, memeiliki Apparently some people and some other people do not have a visa, said Resepsionir Detadu Hotel Kupang, Emilian Hina (21),

According to Emilia, of 13 Iranian Immigrant Origin, eight men, two women and three children under five years old. When requested data is the property that tells that they complete all the form filling dokumenya but according to the documents I listed only five people. We also do not know what they are up to, while up at 14:00 pm the hotel management said the party has not done a check aut. Chances are they are still a few days away. Usually Mr. Edison of Immigration who often come check out any incoming guests.

Edison, one of the immigration officials when on confirmation Sunday 14 July 2013 said the new party to information, “We are also new to the information, we’ll coordinate with the police,” he said., (* Rusdy).

Indonesia Version

13 Imigran Iran Berkeliaran di Kupang

Zonalinenews -Kupang  Nusa Tenggra Timur (NTT)- Indonesia  menjadi daerah transit bagi imigran  menuju Negera Australia hal ini bukan hal baru bagi pihak kepolisian,  dan pihak imigrasi wilayah NTT. Persoalannya  13 orang Imigran asal Iran yang menginap di Hotel Le-Detadu di Jalan   Matahari No. 60 Penfui Kupang Depan Lapas Anak Kupang,  sejak jumat Malam jam 23: 00 wita, 13  imigran tersebut masuk hotel tanpa dikawal dari pihak kepolisian maupun imigrasi kelas I A Kupang.

Salah satu tukan ojek  yang tidak mau disebutkan , mengatakan benar para imigram  masuk tadi malam diantar oleh sopir taxi bandara ke Hotel. “ Saya tidak pernah lihat satu orang polisipun dan pihak dari imigrasi kupang. Sepertinya mereka tidak diketahui oleh polisi atau polisi sengaja tidak mau kawal. “ Katanya.

Pihak hotel Le-Detadu, ketika dikonfirmasi, mengatakan pihak terima tamu warga negara Iran sejak tadi malam jam  23:00 wita, diantar oleh sopir Taxi Bandara Eltari Kupang. Pihak hotel telah mengecek kelengkapan visa,  Ternyata beberapa orang memeiliki dan beberapa orang lainnya tidak memiliki visa , kata Resepsionir Hotel Detadu Kupang, Emilian Hina (21),

Menurut  Emilia, dari  13  orang Imigran Asal Iran tersebut, delapan orang laki-laki dewasa, dua orang ibu-ibu dan tiga orang anak di bawah lima tahun. Ketika diminta data pihak hotel yang memberitahukan bahwa semua mereka lengkap dokumenya tetapi formulir pengisian sesuai dengan dokumen hanya lima orang saya terdaftar. Kami juga tidak tahu mereka sampai berapa, sedangkan sampai jam 14:00 wita pihak manajemen hotel mengatakan pihak belum melakukan cek aut. Kemungkinan mereka masih beberapa hari lagi. Biasanya Pak Edison dari Pihak Imigrasi yang sering datang cek jika ada tamu yang masuk.

Edison, salah satu pegawai Imigrasi ketika di konfirmasi Minggu  14 juli 2013  mengatakan pihak baru dapat informasi, “Kami juga baru dapat informasi, nanti kami koordinasi dengan polisi,” katanya., (*Rusdy).

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Program Bangga Kencana Bukan Pemerintah Membatasi Hak Warga Untuk Memiliki Anak
Dukung UMKM Kaum Muda di Kota Kupang, Standard Chartered dan Plan Indonesia Gelar Business Meet Up Event
Pengembangan Jaringan Indosat di NTT Mengalami Peningkatan 3,7 Kali Lipat
Sebanyak 200 Warga Kurang Mampu di Kabupaten Flotim Dapat Bantuan Listrik Gratis Dari PLN NTT
KAI Commuter Terus Lakukan Inovasi Sistem Keamanan Bagi Penumpang
Melianus Atakay SST, MT Mengucapkan Selamat Idul Fitri 1444 Hijriah
Polres Alor tetapkan SS sebagai Tersangka Kasus Penganiayaan Ketua DPRD Kabupaten Alor
Dilaporkan Dugaan Tindak Pidana Pencurian, Sekwan Alor Klarifikasi Pengambilan Mobil Dinas Sesuai Aturan
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 9 April 2024 - 20:35

Pimpinan dan Anggota Beserta Seluruh Staf DPRD Kota Kupang Mangucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1445 Hijrah

Jumat, 5 April 2024 - 20:53

Jelang Hari Raya Idul Fitri 1445 H, Lapas Perempuan Kupang Tingkatkan Pengawasan

Jumat, 5 April 2024 - 17:13

Pawai Kupang Bertakbir akan Dilaksanakan Selasa 9 April 2024

Kamis, 4 April 2024 - 21:50

Pemprov NTT dan BKKBN Bangun Komitmen Bersama Untuk Kurangi Stunting di NTT

Kamis, 4 April 2024 - 20:34

Program Bangga Kencana Bukan Pemerintah Membatasi Hak Warga Untuk Memiliki Anak

Kamis, 4 April 2024 - 16:59

Plt Kenkamenag Alor Buka Musyawarah Guru Mata Pelajaran

Sabtu, 30 Maret 2024 - 20:33

2 April 2024 Besok Arus Lalu Lintas di Jembatan Ditutup Sementara, Ini Alasannya

Kamis, 28 Maret 2024 - 16:34

Pria Paruh Baya Warga Mebba Sabu Barat Ditemukan Tewas Gantung Diri

Berita Terbaru

Slot Gacor Gampang Menang Dengan RTP Live Tertinggi