Home / Tak Berkategori

A Worker From NTT, Wilfrida Soik Gets Sentenced to Death

- Reporter

Rabu, 25 September 2013 - 01:11

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Zonalinenews – Kupang. Non-Government Organization (NGO) of KupangWomen’s House, urged the Government of East Nusa Tenggara (NTT), in order to provide care for Indonesian Workers (TKI) from NTT, Wilfrida Soik who is awaiting for the death sentence by the High Court of Malaysia on 30 September 2013 coming.

 Libby Sinlaeloe
Libby Sinlaeloe

 

“NTT government should give attention, since Wilfrida Soik is an NTT citizen and still a minor. NTT government should protect all its citizens wherever they are. “said Coordinator of Kupang Women’s House, Libby Sinlaeloe, when responding the issue about Wilfrida Soik, a migrant workers from NTT. in Kupang Women’s House office, on Tuesday, September 24, 2013 at 16.00 pm.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

According to Libby, NTT government should coordinate with the government in Jakarta and ask the Embassy in Malaysia, in order to provide protection for her. “The protection should not only the legal assistance but also psychological assistance from dealing with the problem until get the court’s decision, since Wilfrida Soik is still under age.” Said Libby.
Libby added that, labor income is certainly sent to the local government so, the government should give proper attention to labor issues. As we all know that, the province is sending NTT Labor and
Kupang city as a transit city for Labor so, the role of government in the matter of NTT Labor is indispensable. “We hope the government should be able to improve socialization, if no other wilfrida case will come up again.” Said Libby. (* Hayer)

 

Indonesian Version

 

TKI NTT Wilfrida Soik  akan divonis Mati

Zonalinenews –  Kupang. Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Rumah Perempuan Kupang, mendesak Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) , agar memberikan perhatian bagi Tenaga Kerja Indonesia (TKI) asal NTT, Wilfrida Soik yang  saat ini menunggu vonis  hukuman mati
oleh  Pengadilan Tinggi Malaysia pada 30 September 2013 mendatang.

“Perlunya perhatian pemerintah NTT, karena Wilfrida Soik merupakan warga NTT yang  masih di bawah umur. Pemerintah NTT seharusnya melindungi seluruh warganya dimanapun berada,” kata Koordinator Rumah Perempuan Kota Kupang, Libby Sinlaeloe, Selasa 24 September 2013 Jam
16.00 Wita. di kantor (LSM) Rumah Perempuan, ketika menanggapi persoalan  TKI asal NTT Wilfrida Soik .

Menurut Libby, seharusnya pemerintah NTT berkoordinasi dengan Pemerintah di Jakarta  dan meminta KBRI di Malaysia, agar bisa memberikan perlindungan baginya. “Perlindungan ini bukan hanya pendampingan hukum tetapi juga pendampingan psikologisnya, mulai dari menghadapi masalah sampai  keputusan pengadilan karena Wilfrida Soik adalah Tenga Kerja Asal NTT yang masih dibawah umur.” Kata Libby.

Libby menambahkan bahwa tenaga kerja yang dikirim tentunya merupakan devisa bagi pemerintah daerah sehingga seharusnya Pemda selayaknya memberi perhatian terhadap masalah tenaga kerja. Seperti diketahui bahwa Propinsi NTT  merupakan daerah  pengirim Tenaga Kerja dan kota
Kupang sebagai kota transit bagi Tenaga Kerja di NTT sehingga peran pemerintah NTT dalam masalah Tenaga Kerja sangat diperlukan. “Kami berharap pemerintah harus bisa meningkatkan sosialisasi, kalau tidak kasus wilfrida lainnya akan muncul lagi.”Ujar Libby. (*Hayer)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Momen Petugas Medis IGD RSUD Menia Sabu Raijua Kelelahan Saat Kerja Viral di Media Sosial
Hari Ini, Sebanyak 428 Siswa di Kota Kupang Ikut UN Paket C
Polisi Tangkap 5 Remaja Hendak Tauran di Jakpus, Sita 3 Celurit
1.648 Personel Polri Siap Amankan Aksi Massa Bela Pelestina di Kedubes AS dan Mesir
865 Personil Gabungan Dikerahkan Untuk Pengamanan Konser NTC dan Kyuhyun di GBK
Polisi Amankan 3 Remaja Pelaku Tauran di Johar Baru
Antisipasi Tauran dan Balap Liar, Polisi Lakuka Patroli Gabungan 3 Pilar di Wilayah Jakpus
Pj. Gubernur NTT Launching Pendampingan Tes Masuk Perguruan Tinggi Tahun 2024
Ketua dan Sekretaris DPW PAN NTT Diterima Presiden Jokowi di Istana Negara
Polsek Metro Tanah Abang dan 3 Pilar Kelurahan Kebun Kacang Bagi – bagi Sembako Kepada Warga
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 15 Mei 2024 - 22:22

Pansus DPRD Kota Kupang Temui Fakta Baru Cara Pegawai Bapenda Indah Detan Gelapkan Uang Pajak

Rabu, 15 Mei 2024 - 20:01

Pansus DPRD Kota Kupang Perintah Dinas PU Bongkar Reklame Gudang Garam Tanpa Izin

Selasa, 14 Mei 2024 - 16:33

Polisi Tetapkan 5 Orang Tersangka Kasus Korupsi Pembangunan GOR di Kabupaten Kupang

Selasa, 14 Mei 2024 - 15:53

Orias Moedak Janji Siap Sejahterakan Masyarakat NTT

Selasa, 14 Mei 2024 - 00:29

Hutang Pajak Reklame, DPRD Kota Kupang Sebut Ada Dugaan Kong Kali Kong Antara Bapenda dan PT. Indo Raya

Senin, 13 Mei 2024 - 14:26

KKP Berhasil Gagalkan Penyelundupan Manusia Jaringan Internasional di Perairan NTT

Kamis, 9 Mei 2024 - 21:47

Sosialisasi Berhasil, Stikes Maranatha Kupang Ingin Buat MoU Dengan PT. Bumen Jaya Praduta Abadi

Kamis, 9 Mei 2024 - 19:59

Aksi Peduli Kasih SMANTIQ

Berita Terbaru

Polsek Johar Baru Amankan Remaja Terilabat Tauran di Johar Baru

Headline

Polisi Amankan 3 Remaja Pelaku Tauran di Johar Baru

Sabtu, 18 Mei 2024 - 17:29

Slot Gacor Gampang Menang Dengan RTP Live Tertinggi